ISO 9626 memberikan panduan penting untuk menguji tabung jarum baja tahan karat yang digunakan dalam perangkat medis, seperti jarum hipodermik. Pengujian ini, termasuk uji kekakuan tabung jarum dan ketahanan terhadap kerusakan, memastikan bahwa tubing mempertahankan integritas mekanis dalam berbagai kondisi, sehingga berkontribusi terhadap keamanan dan efektivitas perangkat medis. Artikel ini menjelaskan aspek-aspek utama dari ISO 9626, yang uji kekakuan tabung jarum, dan tes terkait seperti ketahanan korosi dan ketahanan kerusakan tabung jarum.
ISO 9626:2016 menentukan persyaratan untuk tabung jarum baja tahan karat yang kaku digunakan dalam produksi perangkat medis, terutama untuk penggunaan manusia. Standar ini berlaku untuk tabung dengan berbagai ukuran metrik, mulai dari 3,4 mm (10 Pengukur) untuk 0,18 mm (34 Pengukur). Ini mencakup sifat-sifat mekanis seperti kekakuan tabung jarum, ketahanan terhadap kerusakan, dan ketahanan terhadap korosi, yang sangat penting untuk memastikan keamanan dan keandalan perangkat medis.
ISO 9626 menguraikan metode pengujian untuk menentukan sifat fisik tabung jarum, termasuk kekuatan tarik, kekakuandan ketahanan terhadap kerusakan. Pengujian ini sangat penting bagi produsen untuk mematuhi standar industri dan menyediakan produk berkualitas tinggi dan tahan lama.
The uji kekakuan tabung jarum merupakan bagian integral dari ISO 9626. Pengujian ini mengevaluasi kemampuan pipa untuk menahan tekukan di bawah gaya. Untuk melakukan pengujian, gaya yang ditentukan diterapkan ke bagian tengah pipa dengan panjang tertentu, yang ditopang di kedua ujungnya. Jumlah defleksi kemudian diukur.
Uji kekakuan membutuhkan alat uji kekakuan mampu menerapkan gaya ke bawah hingga 60 N. Alat ini harus memiliki pendorong dengan baji tumpul di bagian bawah, dan gaya yang diterapkan harus diukur dengan akurasi ±0.1 N. Lendutan pipa harus diukur ke yang terdekat 0,01 mm.
Tes ini memberikan data penting untuk memahami bagaimana kinerja tabung jarum selama penggunaan, termasuk fleksibilitas dan kemampuan untuk menahan kekuatan eksternal tanpa kegagalan. Produsen mengandalkan uji kekakuan untuk memastikan bahwa produk mereka memenuhi standar mekanis yang diperlukan.
Tes kunci lain yang ditentukan dalam ISO 9626 adalah uji ketahanan kerusakan tabung jarum. Pengujian ini mengevaluasi kemampuan tabung jarum untuk menahan pembengkokan berulang tanpa patah, yang sangat penting dalam aplikasi di mana jarum dapat mengalami tekanan selama pemasangan.
Pengujian ini melibatkan penerapan gaya pada pipa, menekuknya melalui sudut tertentu dan mengulangi siklus pembengkokan. Pipa harus tahan terhadap 20 siklus menekuk di kedua arah tanpa putus. Tes ini mensimulasikan gaya yang mungkin dihadapi tabung selama penggunaan rutin dan memastikan bahwa jarum tidak akan gagal dalam kondisi normal
The ketahanan korosi dari tabung jarum adalah sifat penting lainnya, terutama untuk perangkat medis yang terpapar berbagai bahan kimia dan proses sterilisasi. ISO 9626 menguraikan metode untuk menguji ketahanan korosi dengan merendam tabung dalam larutan natrium klorida dan mengamati efeknya setelah jangka waktu tertentu.
Tes ini melibatkan pencelupan tabung ke dalam Larutan natrium klorida 0,5 mol/l di 23 ± 2°C untuk 7 jam. Setelah periode pencelupan, tabung diperiksa untuk mengetahui adanya tanda-tanda korosi. Ketahanan terhadap korosi sangat penting untuk memastikan masa pakai dan integritas tabung jarum, khususnya di lingkungan yang terpapar larutan garam atau zat pensteril.


Untuk melakukan yang akurat uji kekakuan tabung jarum, sangat penting untuk menggunakan peralatan yang benar. Peralatan yang digunakan Penguji Kekakuan Tabung Jarum Suntik dirancang untuk mengukur ketahanan lentur tabung jarum, memastikan bahwa produk tersebut memenuhi standar yang diperlukan untuk digunakan dalam aplikasi medis. Instrumen ini dapat mengukur defleksi tabung di bawah beban yang bervariasi, sehingga produsen dapat menilai kualitas tabung dan memastikan daya tahannya.
Penguji Kekakuan Tabung Jarum Suntik sangat akurat dan memberikan data yang dapat diandalkan bagi produsen untuk memastikan kepatuhan terhadap ISO 9626 standar. Menggunakan peralatan ini membantu menjamin bahwa tabung jarum cukup kaku untuk mempertahankan bentuk dan integritasnya selama penggunaan, tetapi cukup fleksibel untuk dimasukkan dengan mudah.
Dengan mengikuti ISO 9626 dan menggunakan peralatan pengujian yang sesuai, produsen dapat memproduksi tabung jarum yang tahan lama dan berkualitas tinggi yang menjamin keselamatan pasien dan kemanjuran perangkat medis.
Syringetest.com menyediakan tingkat lanjut peralatan pengujian jarum suntik dirancang untuk mendukung kepatuhan lengkap dan alur kerja QC yang efisien. Jika Anda ingin meningkatkan proses validasi jarum suntik atau meningkatkan akurasi pengujian, hubungi kami untuk mengetahui bagaimana instrumen kami dapat membantu memenuhi standar Anda.